Lemhannas Kunjungi Untirta

22lemhan

Pada Hari Selasa tanggal 23 Agustus 2016 pukul 14.00 WIB bertempat Di Auditorium Gedung B Lantai 3 Kampus Untirta Pakupatan Serang, diadakan kegiatan kunjungan Studi Strategis Dalam Negri (SSDN) PPRA LV tahun 2016 di Universitas Sultan Ageng Tirtayasa (Untirta). Kegiatan ini diadakan oleh Lembaga Pertahanan Nasional (Lemhannas). Acara dihadiri Oleh Rektor Untirta Prof. Dr, H. Sholeh Hidayat M.Pd, Para Wakil Rektor Untirta, Para Dekan, Kabiro BAKP, Kabiro BUKK, para Dosen, Sekretaris LPPM, Kepala Perpustakaan, Kepala Pusdainfo, LP3M, PLI, Kasubag Humas dan Sivitas Akademika Untirta, dan rombongan dari Lemhannas.

Sambutan pertama disampaikan oleh Pimpinan Rombongan Lemhanas Mayjen TNI Sakkan Tampubolon. Beliau mengucapakan terimakasih kepada Rektor Untirta beserta jajarannya yang telah menerima rombongan Lemhanas dikampus Untirta. Beliau juga menyampaikan bahwa Lemhanas adalah lembaga yang konsisten terhadap cita-cita Bangsa dan Negara Republik Indonesia dalam menghadapi era Globalisasi saat ini, sebagai garda terdepan dalam Pertahanan Nasional. Maksud kedatangan rombongan Lemhannas adalah untuk mendata pembangunan yang ada di Provinsi Banten. Kunjungan rombongan Lemhanas peserta SSDN PPRA LV dibagi kedalam beberapa wilayah, dan Banten termasuk yang dikunjungi dari tanggal 22 s.d 27 September 2016. Data-data pembangunan yang ada di Provinsi Banten untuk diolah dan dilaporkan kepada Pimpinan Lemhannas. Kunjungan ini juga bertujuan melihat beberapa aspek dan potensi yang ada di daerah khususnya Provinsi Banten. Beliau juga mengatakan bahwa hasil kunjungan ini akan direkomendasikan kepada Kepala Daerah atau Gubernur Banten untuk lebih meningkatkan potensi-potensi yang ada baik aspek politik, ekonomi dan lainnya dalam pencapaian Ketahanan Nasional. Daerah yang terpilih dalam kunjungan Lemhanas adalah Provinsi Banten, Lampung, Bali dan Maluku Utara. Dalam kegiatan ini beliau berharap dukungan dan bantuan dari Akademisi Untirta atau Instansi terkait untuk menyukseskan acara ini.

Selanjutnya sambutan disampaikan Rektor Untirta Prof. Dr. H. Sholeh Hidayat, M.Pd. Beliau mengatakan bahwa kunjungan ini merupakan suatu kehormatan untuk Untirta dan selama beliau menjadi Rektor Untirta sudah 2 kali Lemhanas mengunjungi Untirta. Beliau bercerita tentang sejarah Untirta hingga menjadi Universitas Negeri satu-satunya di Provinsi Banten. Untirta sudah memiliki 10 Profesor dan 538 Dosen, semoga seiring berjalannya waktu akan bertambah lagi jumlah Profesor di Untirta. Rektor Untirta juga mengatakan bahwa hari ini sedang ada Kegiatan Pengenalan Kampus (KPK) Mahasiswa/i baru Untirta, Mohon doa restu dan dukungannya Insya Allah Untirta akan memiliki Kampus terpadu yang akan dibangun 11 gedung luas tanah 12,5 hektare. Total luasan tanah yang sedang di proses kurang lebih 100 hektar berada di wilayah Sindang Sari Kabupaten Serang. Pembangunan tahap 1 Kampus Terpadu seluas 12,5 hektare didanai oleh Islamic Development Bank (IDB). Untuk Fakultas Teknik tetap berada diwilayah Cilegon, sedangkan Fakultas Ilmu Keguruan dan Ilmu Pendidikan berada diwilayah Ciwaru Serang. Untuk empat Fakultas yang akan pindah ke Kampus Terpadu Sindangsari, sementara ini masih menempati Kampus Untirta Pakupatan Serang. Mudah-mudahan Untirta akan membuka Fakultas Kedokteran. Sivitas Akademika Untirta memohon dukungan dan doa dari semua pihak untuk kelancaran seluruh project yang sedang Untirta kerjakan. Selanjutnya Rektor mempersilahkan Wakil Rektor IV untuk mempresentasikan materi tentang Ketahanan Pangan dan Dr. Alimudin, ST., MM., MT akan mempresentasikan materi Ketahanan Energi.

Wakil Rektor IV Prof. Dr. Kartina, MP sebelum memaparkan materinya, terlebih dahulu mengucapakan terimakasih atas kunjungan Lemhannas ke Untirta. Beliau menyampaikan rencana Pengembangan Kampus terpadu yang dibangun di Sindangsari. Dengan kapasitasnya sebagai WR IV dalam hal ini dibidang kerjasama, dalam upaya pemenuhan syarat pengembangan SDM, bidang kerjasama memberikan bantuan hibah riset, untuk dosen sebanyak 20 orang untuk mendapat kesempatan menempuh pendidikan S3 diluar Negeri. Selain itu Untirta telah memiliki ruang laboratorium Pertanian dan laboratorium Teknik sebagai sarana penunjang pengembangan SDM. Beliau juga menyampaikan bahwa ketahanan Nasional tidak hanya dari segi pengamanan saja, tapi yang lebih berdampak adalah mengenai ketahanan Pangan (Food Security). Hal ini sangat berpengaruh kepada kehidupan sehari-hari. Untuk itu diperlukan upaya berupa solusi, agar tidak terjadi rawan pangan dan produksi yang dihasilkan harus ramah lingkungan. Diperlukan kemandirian pangan agar kita tidak tergantung dengan bahan pangan impor. Indonesia memiliki iklim tropis, diharapkan lahan pertanian bisa lebih dioptimalkan supaya semakin produktif dan ini menjadi tanggung jawab bersama dalam upaya meningkatkan Ketahanan Energi, Ketahanan Pangan, Ketahanan Nasional, Ketahanan Budaya dan lainnya. Materi dilanjututkan presentasi yang disampaikan oleh Dr. Alimudin ST., MM., MT. Beliau memaparkan kebutuhan energi Dunia saat sekarang cukup luar biasa besarannya dibarengi dengan pertumbuhan jumlah penduduk yang semakin padat. Pengolahan sumber energi Nasional seperti minyak, gas, batu bara, air, solar, dan lainnya dirasa belum maksimal. Solusinya adalah perlunya optimalisasi energi Nasional dan pengembangan inovasi energi terbarukan. diakhir acara dilakukan tanya jawab anatara Lemhanas dan Untirta, acara berakhir pada pukul 16.00 WIB. (Anas-Humas).

Posted in NEWS